Huawei Ascend Y320 Audio jadi Pembeda Bagian 2

Dari segi fitur, yang menarik adalah Ascend Y320 dilengkapi dengan aplikasi editing video, namanya Movie Studio. L ewat aplikasi ini, kita dapat mengedit video, memotong, menambahkan hingga memberikan efek pada video. Hasil editan bisa langsung di-share atau bisa juga diexport untuk disimpan.

Kinerja

Untuk urusan performa, Ascend Y320 dibekali dengan prosessor Dual-core MTK MT6572 berkecepatan 1,3 GHz dan didukung dengan kapasitas RAM 512 MB serta memori internal 4 GB. Dengan RAM 512 MB, Ascend Y320 cukup lancar menjalankan beberapa aplikasi sekaligus. Untuk bermain game pun cukup lancar, tentunya bukan gamegame yang membutuhkan memori yang besar. Sesuaikan dengan kapasitas RAM. Kapasitas memori dapat ditambahkan dengan micro SD yang slotnya terletak di dalam cover belakang. Kapasitas baterai hanya 1350 mAh. Kapasitas sebesar ini agaknya kurang mumpuni bila dibandingkan dengan teknologi dual SIM yang sudah diusung. Apabila dua jaringan aktif secara bersamaan, baterai akan cepat terkuras.

Kamera

Ascend Y320 hadir dengan kamera belakang beresolusi 2 MP minus kamera depan dan LED Flash. Sebaiknya jangan terlalu berharap bany ak pada kemampuan kameranya. Resolusi hanya 2 MP menjadikan kemampuannya terbatas apalagi jika digunakan pada kondisi low light. Gambar menjadi kabur dan noise. Tetapi, cocok lah untuk pemula. Pengoperasiannya cukup mudah dengan tambahan fitur panorama dan smile auto capture. Untuk penggunaan di luar ruangan, kemampuan kamera tampil dengan prima dan tentunya sesuai dengan kekuatan kamera yang hanya 2 MP, sedangkan untuk penggunaan di dalam ruangan kemampuan kamera menurun sedikit. Karena tidak memiliki ?ash, sebaiknya kamera tidak digunakan pada kondisi low light.

Audio

Performa sebuah ponsel tentu tak lepas dari fungsinya untuk mendengarkan musik. Termasuk juga smartphone. Nah, jangan khawatir. Untuk urusan kualitas suara, Huawei Ascend Y320 tidak akan mengecewakan. Mencoba memutar lagu melalui speaker bodi dan hasilnya sangat baik, sekalipun volume di-set ke tingkat maksimal. Suara yang keluar tidak pecah dan masih terdengar merdu. Huawei tidak memberikan banyak pilihan menu untuk music player pada Ascend Y320. Sepertinya Huawei memang mengkhususkan smartphone ini untuk pengguna pemula yang baru beralih ke device Android. Tetapi sekali lagi, untuk kualitas suara tidak diragukan lagi.

Koneksi

Untuk urusan koneksi, teknologi dual SIM disematkan untuk Ascend Y320 dan keduanya menggunakan teknologi GSM. Untuk bisa menggunakan keduanya tinggal pilih saja, mau menggunakan SIM 1 saja atau keduanya. Jaringannya sudah mendukung 3G namun tidak dengan SIM 2 nya. Anda dapat memindahkan koneksi data internet dari SIM 1 ke SIM 2 atau sebaliknya, tergantung mana yang lebih dibutuhkan, lewat pengaturan jaringan di system setting. Terdapat juga koneksi jaringan Bluetooth dan WiFi untuk berbagi data dengan perangkat lainnya.

Huawei Ascend Y320 Audio jadi Pembeda

Semakin berkembangnya pasar smartphone di Indonesia membuat masyarakat dihadapkan aneka pilihan ponsel pintar berbagai varian. Mulai dari kelas atas hingga kelas bawah. Baik yang memiliki spesifkasi andal ataupun yang biasa saja. Untungnya, jumlah pilihan semakin banyak, konsumen pun seolah dimanjakan. Terlebih di kelas bawah yang notabene ramai dengan aroma kompetisi harga. Persaingan yang dimunculkan pun begitu ketat. Brand lokal dan global seakan beradu gengsi di pasar yang ‘gemuk’ ini. Nah, dari sekian banyak ponsel yang mampir ke meja redaksi.

Satu diantaranya merupakan produk ponsel pintar lansiran Tiongkok. Huawei Ascend Y320 labelnya, produk anyar yang diperkenalkan di Indonesia Cellular Show 2014 lalu. Penasaran? Berikut kulikannya

Desain

Huawei hadir dengan layar selebar 4 inch dan tebal 11,1 mm menjadikannya mudah digenggam dan dioperasikan dengan satu tangan. Untuk kebutuhan mengetik ponsel ini masih terbilang cukup nyaman, Hanya membutuhkan sedikit adaptasi agar tak salah ketik, karena layarnya cukup responsif.

Untuk navigasi, terdapat tombol kapasitif tepat di bawah layar. Sementara pada tombol back, home dan menu yang masingmasing terletak di sebelah kiri, tengah dan kanan pada bagian depan ponsel ini. Ascend Y320 berbentuk kotak dengan lengkungan di setiap sudutnya. Pada bagian sisi, terdapat list yang mengelilingi bodi untuk tempat tombol power dan volume. List ini membuat tampilan Ascend Y320 menjadi lebih elegan dengan warna abu-abu.

Kebetulan, memegang varian dengan warna hitam. Bagian belakang dibuat agak melengkung sehingga nyaman untuk digenggam. Sayang cover belakangnya terbuat dari plastik sehingga terkesan agak rapuh namun tetap tidak meninggalkan kesan elegan yang berusaha ditonjolkan dan terdapat kamera 2 MP serta lubang berbentuk garis untuk speaker di sebelah kiri kamera. Apabila cover belakang dibuka, terdapat slot untuk micro SD persis di bawah kamera dan slot SIM Card di sebalah kanannya. Uniknya, slot SIM card ini dibuat bertumpukan, jadi SIM 1 berada di bawah SIM 2. Tampa k lebih ringkas. Bagian baterai hampir memenuhi setengah ukuran ponsel ini.

Layar

Untuk layar WVGA, Ascend Y320 menampilkan kualitas gambar yang baik. Gambar yang dihasilkan tajam dan terang, dan apabila dilihat dari samping, gambar pada layar masih terlihat baik. Sinyal mencoba menggunakannya untuk bermain game. Hasilnya, layar masih responsif untuk bermain running game dan shooting game. Ketika di luar ruangan, layar masih mampu menampilkan gambar dengan jelas. Paparan cahaya matahari tidak mengganggu kualitas gambar yang dihasilkan layar Ascend Y320. Bila terlalu gelap, naikkan saja display brightness-nya.

Antarmuka dan Fitur

Untuk pengguna pemula, mungkin butuh sedikit penyesuaian ketika menggunakan setiap smartphone Android, begitu pula dengan Ascend Y320 ini. Berbekal Android Jelly Bean, layaknya kebanyakan smartphone Android, tampilan home screen dapat dikustomisasi sesuai dengan kebutuhan.